Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Cara membuat Es Krim



Judul :
Koloid pada Es Krim

Tujuan Pengamatan

Untuk dapat mengetahui penggunaan koloid dalam kehidupan sehari-hari,
Untuk dapat mengetahui contoh-contoh koloid,
Untuk dapat mengetahui pembuatan es krim sebagai contoh koloid.
Pelaksanaan Pengamatan
       Pengamatan ini dilaksanakan pada :
       Tanggal :        Jumat, 21 Februari 2014
            Waktu :          13.00 s/d selesai

            Tempat :         Kediaman Rachmi (Jl. Kopo Komplek Citarip Barat Kulon III Kav. 190                                                                             Bandung)
Alat dan Bahan
  1. Bahan yang digunakan
  1. 300 ml susu cair full cream
  2. ½ sdt essens vanili
  3. ½ sdt essens coklat
  4. ½ sdt essens strawberry
  5. ½ sdt essens vanila
  6. 30 gr coklat bubuk
  7. 6 bh kuning telur
  8. 175 gr gula pasir
  9. 600 ml cream kental
  10. 250 gr coklat masak (dark cooking chocolate) 

  1. Alat yang digunakan
  1. Baskom
  2. Panci Susu
  3. Sendok
  4. Spatula
  5. Gelas
  6. Wadah Plastik
  7. Mikser
  8. Kompor
Landasan Teori

Es krim sebenarnya tak lain adalah busa, atau gas yang terdispersi dalam cairan. Es krim terlihat padat namun jika diamati di bawah mikroskop, es krim tampak terbentuk dari empat komponen, yaitu padatan globula lemak susu, udara (ukurannya tidak lebih dari 0,1 mm), kristal-kristal es, dan air yang melarutkan gula, garam, dan protein susu. Secara sederhana, es krim dibuat dengan cara mencampurkan bahan-bahan dan mendinginkannya. Garam digunakan untuk 
membuat es tetap beku. Kemudian, adonan tersebut harus diguncang-guncang, dikocok atau diaduk. Pengadukan ini berpengaruh dalam pembuatan es krim agar teksturnya baik. Pengadukan tersebut akan membuat krim naik ke permukaan. Untuk mencegahnya, ditambahkan emulsifier. Salah satu contoh emulsifier sederhana adalah kuning telur. Karena itulah kuning telur sering menjadi bahan dalam membuat es krim.
Ada sebuah peristiwa unik berkaitan dengan proses pembuatan es krim secara sederhana ini. Pada saat Perang Dunia II, pilot angkatan udara mengamati bahwa wadah meriam memiliki suhu dan tingkat getaran yang cocok untuk menghasilkan es krim.  Para penerbang yang berbasis di Inggris itu lalu menempatkan adonan es krim dalam kaleng besar, dan menyimpannya in the tail gunner’s cockpit of B-29s. Dinginnya udara karena terbang tinggi dan getaran pesawat menciptakan es krim ‘matang’ begitu pesawat mendarat. Kisah ini dimuat dalam New York Times tahun 1943.
Menurut Arbuckle (1986). Proses pembuatan es krim terdiri dari:
  • pencampuran,
  • pasteurisasi,
  • homogenisasi,
  • pendinginan,
  • aging atau penuaan,6freezing atau pembekuan,
  •  hardening atau pengerasan, dan
  • penyimpanan 

Cara Kerja Membuat Es krim
  • Masak susu cair serta esense vanili didalam panci dengan api kecil. Ambillah kurang lebih 50 ml susu untuk di campur dengan coklat bubuk, aduk hingga coklat bubuknya larut, selanjutnya tuang ke didalam panci susu. Masak sembari diaduk sampai mendidih perlahan, angkat.
  • Kocok kuning telur bersamaan dengan gula pasir menggunakan mikser kecepatan sedang selama 3 menit hingga mengental serta berwarna pucat. 
  • Tuangkan larutan susu coklat ke didalam kocokan kuning telur yang sudah mengental, aduk dengan spatula sampai rata. Masukkan kembali campuran ini kedalam panci bekas merebus susu, masak diatas api kecil selama kurang lebih 3-4 menit sampai adonan mengental ( jangan sempat mendidih ).
  • Masak cream kental di panci dengan api kecil. Setelah muncul gelembung-gelembung kecil, masukkan dark cooking coklat cincang. Angkat pancinya selanjutnya aduk sampai semua coklat meleleh serta adonan tampak licin.
  • Masukkan adonan susu telur ke didalam adonan krim coklat, aduk rata. Diamkan sampai menjadi dingin. 
  • Setelah tahap tersebut, segera masukkan adonan ke ice krim maker serta diaduk-aduk hingga 1 jam sebelum adonan tersebut menjadi es cream. 
  • Untuk yang belum punyai ice cream maker, maka masukkan adonan didalam freezer kurang lebih hingga 3 jam, keluarkan selanjutnya kocok dengan mixer hingga lembut selama 5menit. Ulangilah langkah tersebut hingga 3-4 kali sampai didapatkan adonan yang lembut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar