Untuk dapat mengetahui
penggunaan koloid dalam kehidupan sehari-hari, Untuk dapat mengetahui
contoh-contoh koloid, Untuk dapat mengetahui
pembuatan es krim sebagai contoh koloid.
Es krim adalah
buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi dan udara. Sel-sel udara
yang ada berperanan untuk memberikan texture lembut pada es krim tersebut.
Tanpa adanya udara, emulsi beku tersebut akan menjadi terlalu dingin dan
terlalu berlemak.
Dalam
kehidupan sehari-hari ini, sering kita temui beberapa produk yang merupakan
campuran dari beberapa zat, tetapi zat tersebut dapat bercampur secara merata/
homogen. Misalnya serbuk susu bercampur merata dengan air panas.Sistem
tersebut merupakan sistem koloid. Koloid adalah suatu campuran zat heterogen
(dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang
berukuran koloid tersebar/terdispersi secara merata di dalam zat lain. Zat yang
tersebar atau terdispersi sebagai partikel koloid disebut fase terdispersi.
Sedangkan zat yang merupakan fase kontinu dimana partikel koloid terdispersi
disebut medium pendispersi. Ukuran partikel koloid berkisar antara 10-7sampai
dengan 10-4 cm. Ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter,
panjang, lebar, maupun tebal dari suatu partikel. Partikel dapat terdiri atas
atom, molekul kecil atau molekulyang sangat besar. Koloid emas terdiri atas
partikel-partikel dengan bebagai ukuran, yang masing-masing mengandung jutaan
atom emas atau lebih. Koloid belerang terdiri atas partikel-partikel
yangmengandung sekitar seribu molekul S8. Suatu contoh molekul yang sangat
besar (disebut juga molekul makro) ialah haemoglobin. Berat molekul dari
molekul ini 66800 s.m.a dan mempunyai diametersekitar 6 x 10-7.